Tehnik Memikat Prospek

Salah satu cara untuk memikat hati prospek adalah menyiapkan umpan yang menarik dan prangkap yang kokoh, supaya pada saat prospek terpikat melihat umpan dan  datang mendekat, menghampiri, lalu memakan umpan tersebut, saat itulah prospek masuk perangkap. Saatnya untuk menjaga dan memelihara dengan penuh perhatian dan memenuhi  harapannya.

Umpan yang menarik adalah:

1. Diskon yang menarik , bila beli dalam waktu yang ditentukan

2. Potongan harga  bila membeli dalam jumlah besar

3. Hadiah menarik

4. Produk memberi solusi

5. Garansi

6. Service Gratis  dalam batas waktu tetentuu

7. Experience yang indah

8. Insentif bagi prospek yang merekomendasikan ke temannya dan membeli

9. Delivery tepat waktu

10. Pelayanan sesuai harapan pelanggan

Inilah sepuluh umpan dan perangkap untuk menarik hati prospek agar datang  mendekat untuk membeli dan akan menjadi pelanggan tetap (long term) dan tidak akan berpindah ke competitor.

Doa dan Permohonanku Kepada Tuhan

Dalam Bisnis/Pekerjaan

1. Menjadi Orang Berpengaruh di Indonesia ( diraih 1 Januari 2012 )

2. Menjadi Trainer dan Motivator No.1 di Indonesia (diraih 1 februari 2012 )

3. Menjadi trainer dan motivator dengan penghasilan 1 M per bulan ( diraih

1 maret 2012

4. Menjadi penulis buku best seller ( sales & marketing, motivasi, menjadi

pribadi unggul dan berbeda dari buku yang ada di dunia ( diraih tgl. 1 maret 2012 )

5. Menjadi Public speaker No.1 di Indonesia ( 1 Nopember 2012 )

Langkah-langkah yang dilakukan :

1. Melakukan perubahan dalam diri, merubah mind set

2. Belajar setiap hari : membaca 3-4 jam sehari

3. Menulis setiap hari ( 5 topik )

4. Menyiapkan materi training setiap hari

5. Berlatih menjadi public speaking setiap hari

Dalam  Kepemilikan Harta :

1. Punya Rumah sehat, nyaman ( LB. 500 m, LT 700 m ), taman bunga,

lapangan olah raga, lingkungan bersahabat, menerima perbedaan suku,

agama, ras. ( diraih tgl. 1 januari 2012 )

2. Punya Mobil Kijang Inova (dimiliki tgl. 1 desember 2012 ), Mobil Fortuner dimiliki tgl 1 april 2013,   Mobil Mercy dimiliki tgl. 1 des 2013

3. Punya Deposito 100 M ( dimiliki tgl. 1 Desember 2017 )

4. Punya perusahaan besar di Indonesia ( diraih tgl. 1 Januari 2014 )

5. Punya Rumah Sakit terbaik di Jakarta ( di resmikan  1 Februari 2017 )

6. Punya organisasi penginjilan Advent di Indonesia ( 1 Februari 2013 )

7. Punya yayasan yatim piatu di jakarta ( dimiliki 1 juli 2015 )

8. Mendirikan gereja advent di jakarta  ( tgl. 15 maret 2015 )

Dalam Rumah Tangga :

1. Menjadi rumah tangga bahagia

2. Harmonis antara suami-istri-anak

3. Saling mengasihi dan menghormati

4. Komunikasi yang baik  suami-istri-anak

5. Membuat aturan dirumah yang disepakati bersama

6. Hidup rukun dan damai

7. Saling mendoakan ( suami-istri-anak )

8. Bercanda bersama

9. Berinisiatip untuk membangun hubungan yang harmonis

10. Jalin hubungan yang baik dengan tetangga

Dalam Kesehatan :

1. Olah raga setiap hari ( 30 menit ) jalan cepat

2. Minum air putih 2 liter setiap hari

3. Bangun pagi jam setengan 5

4. Tidak merokok, tidak minum kopi, tidak minum teh, tidak minum alkohol

5. Konsumsi makanan vegetarian ( sayur, buah, biji-bijian)

6. Selalu tertawa dan tersenyum

7. Tidur emas atau sehat  antara ( jam 21.00-22.00 WIB)

Dalam Perkataan :

1. Mengucapkan kata-kata yang sedap didengar kepada pasangan, anak, sesama manusia ( mulai 25 juli 2012 )

2. Mengucapkan kata-kata motivasi (dimulai 25 Juli 2012)

3. Memberikan nasihat dengan lemah lembut kepada anak

4. Mengucapkan kata ” I Love you ” kepada pasangan setiap hari ( dimulai 25

Juli 2012 )

5. Sopan dan santun ( mulai 25 juli 2012 )

6. Sapa lebih dulu (mulai 25 juli 2012 )

Dalam Liburan :

1. Keliling Eropa bersama istri, anak-anak ( tgl. 20 juli 2013 )

2. Keliling amerika ( tgl. 20 juli 2014 )

3. Keliling asia ( 15 juli 2013 )

4. Keliling dunia ( 17 juli 2018 )

Mendidik Anak :

1. Menjadikan anak-anak yang menurut kepada orang tua

2. Menjadikan anak-anak berbakti kepada orang tua

3. Menyekolahkan anak hingga ke perguruan tinggi ( S1-S2-S3 )

4. Menjadikan anak-anak yang beriman teguh kepada Tuhan

5. Menyekolahkan anak di perguruan Advent

6. Memberikan teladan yang baik kepada anak

7. Memperhatikan perkembangan anak, mental dan spiritual

8. Memberikan perhatian penuh kepada anak

Inilah Doa dan harapanku kepada Tuhan…kehendak-Mu lah yang jadi….!

Berdua Lebih Baik Dari Pada Sendiri

Menurut anda mana lebih baik…sendiri…atau berdua…! kalau anda memilih sendiri…apa alasannya…? dan kalau anda memilih berdua…alasannya apa…?

Dan memang berdua akan lebih baik dari pada sendiri…..

Contoh : Dalam team pemasaran yang dipimpin oleh supervisor….alangkah baiknya bila salesman berjalan bersama dengan supervisornya bila hendak kunjungan ke  calon pelanggan, apa lagi salesmannya masih  baru…! sangat beresiko bila melepas salesman sendiri melakukan kunjungan…!

Apa keuntungan bila berdua..? ketika si salesman ga bisa menjawab pertanyaan, maka supervisor bisa menimpali untuk menjawab dan menambahkan point penting yang diperlukan calon pelanggan, demikian sebaliknya.  Sehingga ketika terjadi interaksi bisa saling menutupi kelemahan salesman dan supervisor dan dapat memberikan jawaban yang memuaskan karena pemikiran dua orang disatukan akan lebih kuat pengaruhnya.

Kalau salesman jalan sendiri…bila mendapat pertanyaan yang sulit dijawab oleh salesman  akan berdampak buruk di benak calon pelanggan, jangan-jangan produknya juga tidak berkualitas seperti salesmannya.  Karena wawasannya seputar perusahaan dan produk belum dikuasai secara lengkap,  dan ini sering terjadi.

Menyikapi hal ini sebelum nasi menjadi bubur, para supervisor  dampingi salesman anda setiap hari dilapangan untuk ketemu calon pelanggan. Dan lihat hasilnya akan berbeda dari pada di lepas sendiri, apalagi masih baru…sangat-sangat beresiko.

Motivation flash

Pecahkan rekor penjualan anda….!

Jadilah pribadi unggul…!

Berjuanglah menjadi market leader…!

Menjadi Kepala Bukan Ekor…!

Memberi Lebih….jadikan sebagai kebiasaan…!

Jadikan diri anda first class dalam penjualan…!

Beri batas waktu…tepati sebelum tiba waktunya…!

Sapa lebih dulu….!

Sentuh emosi prospek….dia akan membeli….

Sentuh hati pelanggan…. dia akan repeat order…!

Beri sanjungan….dia akan mereperensikan ke teman-temannya…!

Beri pengalaman mengesankan…pelanggan tidak akan lari kelain hati…!

Katakan…I am a Champion…!

Selangkah lagi anda akan gagal…melompatlah lebih jauh…!

Kenakan jubah marketer first class….!

Tidak mungkin….bagi yang mau saja, tapi tidak bertindak…!

Mungkin….bagi yang mau dan bertindak…!

Menjual itu mudah….kalau pernah ditolak dan gagal…!

Menjual sulit…kalau belum pernah ditolak atau gagal…!

Di tolak atau gagal adalah jalan menuju penjualan…!

Sebelum ditolak atau gagal…semakin sulit menjual…!

Tidak semua pelanggan adalah raja…! tapi…pelanggan yang baik saja…!

Sukses menjual bila memiliki : MUI ( Mental, Usaha, Intuisi )

Seribu satu (1001) orang berkata…. anda tidak mampu menjual…belum tentu benar…! sebelum anda sendiri mengakuinya….!

Ada banyak jalan…tapi hanya satu… yang menghantarkan kita tiba di tujuan…!

Bangun pagi lebih awal…bentuk kesiapan diri…meraih prestasi hari ini…!

Keseimbangan dalam hidup….adalah awal  kebahagiaan…!

Pintu yang satu tertutup…pintu yang lain terbuka…demikian seterusnya…! berarti…? tetap ada pintu yang terbuka…! temukan itu…!

Anda…sudah berlari belum…? jangan-jangan masih berjalan…? atau lari ditempat…? kapan sampainya…?

Orang lain bisa menilai anda….tapi belum tentu benar…! Menilai diri sendiri dengan jujur dan objektif…itulah yang benar…!

Yang penting kata kuncinya adalah : MAU ( Mulai, Arahkan, Usahakan )

Segala sesuatunya harus berjalan dengan sopan dan teratur…!

Ke kiri jurang…ke kanan jurang…apalagi mundur…! tak ada pilihan lain…! maju terus….!

 

 

Penjualan = Menjual (50 %) : Menagih ( 50 %)

Penjualan adalah : Jika produk yang dibeli konsumen sudah dibayar lunas 100 %, jadi… kalau konsumen belum membayar, itu artinya masih sebatas memindahkan produk ke konsumen, nilai dalam proses penjualan 50 %. tetapi bila penagihan sudah lunas… nilai proses penjualan 50 %, barulah disebut penjualan itu sempurna diangka  100 %.

Bagi para marketer supaya memahami akan hal ini, karena ada pemikiran marketer kalau sudah menjual 100 % bahwa pencapaian penjualannya tercapai 100 % belum tentu…! kalau terjadi kredit macet, tidak tertagih 50 % bagaimana ? apakah tercapai 100 % ? ya tidaklah…! menjual produk tercapai 100 % benar, tetapi menagihnya …?

Bagi marketer yang dilihat adalah cash in yang masuk…! apakah produk yang dijual menghasilkan cash in atau tidak…! karena ada marketer kurang bertanggung jawab akan penagihan, yang penting jual aja…penagihan gimana nanti…!

Sehingga perlu membuat kesepakatan dengan konsumen, pembayaran : cash, kredit atau konsinyasi, termin pembayaran mingguan, bulanan, harian. Apa pinalty bila pembayaran tidak sesuai kesepakatan.  Ini semua disepakati diawal sebelum produk dikirim, supaya tidak terjadi permasalahan diakhir.

Semua harus tertulis dan diatas meterai supaya saling mengikat antara penjual dengan konsumen. Ini merupakan tips untuk meminimalkan kecurangan dalam transaksi penjualan. Dan mungkin masih ada mis, tapi tidak terlalu besar dan masih dalam batas toleransi. Sehingga perlu disiapkan alternatif satu, dua dan tiga dalam penagihan.

NILAI PENJUALAN ANDA…? E-D-C-A

Berhasil atau tidaknya seorang salesman sangat mudah diukur melalui angka-angka yang diraih…!

Jika Pencapaian target Salesman :

10 – 40 %  Nilai E ( Buruk ), pemasaran bukan bidang anda.

41 – 59 %  Nilai  D ( Kurang), Tidak layak jadi salesman…putar haluan

60 – 79 %  Nilai C ( cukup ), Banyak belajar dan ikuti  training-training basic

selling

 

80-99 % nilai B ( Baik ), Tingkatkan terus skill dan kemampuan anda

100 %  – >  nilai A ( Top ), inilah marketer sejati.

Nilai -A- anda adalah marketer sejati dan layak dapat bintang…biasanya anda akan menjadi incaran competitor untuk di bajak untuk memperkuat team penjualannya dengan kompensasi yang lebih. Jadi jangan pernah merasa rugi untuk memberi lebih, perjuangan anda tidak akan pernah sia-sia… kalau perusahaan anda kurang memberikan perhatian…jangan takut…! pesaing akan memberi perhatian. Emas akan tetap emas dan dicari orang….!

Kolaborasi Dibalik Tercapainya Target Penjualan

Sudah menjadi trend dalam dunia penjualan bila target penjualan tidak tercapai, pasti salesman yang dipersalahkan…! Apakah harus demikian…? Mari kita cari tau dulu, apa faktor penyebabnya…supaya tidak  berulang hanya menyalahkan salesman.

Dibalik tercapai atau tidaknya  target penjualan , sangat-sangat dipengaruhi  mata rantai dibelakangnya. Apa sajakah itu ?  Perusahaan, finance, Produk, Leader, Pasar  dan Salesman. Inilah yang perlu di sinkronisasi , bersinergi, karena tidak bisa salesman jalan sendiri  tanpa dukungan dari ke empat  lainnya.

Bagaimana mungkin salesman capai target penjualan kalau produk tidak berkualitas…!

Bagaimana mungkin salesman capai target  kalau produk tidak mempunyai  nilai tambah..!

Bagaimana mungkin salesman capai target  kalau produk tidak ready …!

Bagaimana mungkin salesman capai target kalau leader tidak memotivasi  dan tidak terjun membantu dilapangan …!

Bagaimana mungkin salesman capai target kalau perusahaan tidak memberi remunerasi  yang menantang…!

Bagaimana mungkin salesman capai target, jika salah target market..!

Bagaimana mungkin salesman capai target, jika finance tidak mendukung dalam promosi

Target penjualan akan tercapai bahkan over… bila… Perusahaan, finance, produk, leader,  salesman, tersedia .